Dream Book [Final Project - Personal - Konsep SI]

A. My Main Goal


"Aku bercita-cita menjadi founder dan CEO sebuah multi-million dollar technology company."

Kali ini, aku mau bercerita tentang mimpi/cita-cita utama/jangka panjangku. Menurut kbbi.web.id, cita-cita merupakan "keinginan yang selalu ada di dalam pikiran". Menurutku, cita-cita itu penting. Dengan kita punya cita-cita, rasanya hidup itu jadi punya tujuan, lebih tertata dan terarah mau kemana, harus ngapain, dan tau konsekuensi yang akan dihadapi sehingga dapat prepare lebih dulu.

Aku bercita-cita menjadi founder dan CEO sebuah multi-million dollar technology company. Asal-usul munculnya cita-cita itu karena keresahanku untuk mencari Gadget seperti smartphone, laptop, dan smartwatch "sempurna", or at least fiturnya lengkap. Saat artikel ini ditulis (tahun 2019), menurutku tidak ada gadget sempurna. Setiap brand memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Kalau mau "sempurna" atau "paket lengkap", harganya selangit. Menurutku, "pengkastaan" oleh brand seperti ini sangat tidak adil. Semua orang berhak merasakan teknologi yang sama. Akhirnya terbesitlah ide untuk membangun perusahaan IT "Apple Killer", sebuah perusahaan yang melahirkan produk-produk software maupun hardware berfitur lengkap, memiliki desain cantik dan works well seperti produk-produk Apple, tetapi dengan harga miring. Start-up ini akan kudirikan maksimal 5 tahun setelah lulus S1.
Alm. Steve Jobs adalah role model-ku

B. The Process


"You have to believe that the dots will somehow connect in your future." -Steve Jobs

Semua kegiatan membutuhkan proses, termasuk dalam mewujudkan cita-cita. Ada tahapan-tahapan yang harus kulalui untuk mewujudkan final goal-ku sebagai konsekuensi.



1. Lulus S1 Cum Laude
Hal pertama yang harus kulakukan adalah lulus kuliah S1. Sebenarnya predikat Cum Laude bukan sebuah hal wajib yang harus dimiliki seorang enterpreneur. Hanya saja, menurutku memiliki predikat Cum Laude memiliki kepuasan tersendiri. Menurutku rugi kalau lulus tapi ngga Cum Laude. Ketika artikel ini ditulis, Aku akan lulus S1 dengan predikat Cum Laude dalam 3,5 tahun kedepan

2. Sekolah S2 sambil kerja.
Ketika aku bekerja, aku ingin melanjutkan studi ke jenjang S2. Sebenarnya saat artikel ini ditulis, aku masih belum tau mau kuliah di negara mana dan universitas apa. Tapi yang pasti di luar negeri. Sosok yang menginspirasiku untuk lanjut S2 di luar negeri adalah ayah saya. Beliau bisa lanjut studi S2 dengan beasiswa penuh dari pemerintah.



3. Membangun start-up
Di waktu sekarang dan yang akan datang, tidak mungkin membangun sebuah perusahaan langsung besar dan langsung menjadi monopoli pasar. Apalagi perusahaan dibidang teknologi, makin kesini saingannya makin banyak. Di era sekarang sebuah perusahaan teknologi yang baru lahir memiliki gelar "start-up", dan akan berkembang menjadi sebuah perusahaan besar apabila perusahaan itu dapat survive dan berkembang. Aku akan mulai membangun start-up pertamaku 5 tahun setelah lulus S1.

C. Kegiatan Penunjang
Jebreet


Menurutku menjadi mahasiswa adalah sebuah privilege. Rugi dong kalo semasa kuliah cuma menjadi "kupu-kupu" (kuliah pulang-kuliah pulang). Banyak kegiatan yang bisa jadi penunjang semasa kuliah. Misalnya ikut organisasi, ekstrakulikuler, workshop, seminar, panitia event, dll. Berikut adalah kegiatan yang ingin aku lakukan semasa kuliah

1. Ikut seminar dan workshop
Banyak manfaat dari mengikuti seminar dan workshop. Mendapat ilmu dan pengalaman baru, mengetahui perkembangan jaman, memperluas kenalan, dan mendapat SKEM hehe. Tentunya seminar dan workshop yang aku ikuti dibidang teknologi.

2. Ikut ekstrakulikuler dan organisasi
Tahun depan aku ingin ikut ekstrakulikuler musik dan robotik. Bagiku ekstrakulikuler merupakan tempat pelarian dari stresnya kehidupan perkuliahan. Tapi kakakku memberi saran untuk ikut ekstrakulikuler yang sesuai bidangku. Oleh karena itu, robotik masuk dalam daftar kandidat. Kalau organisasi, aku ingin gabung HMSI (Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi). Ikut ekstrakulikuler dan organisaisi penting untuk melatih manajemen. Manajemen manusia, sumber daya, waktu, dan menambah kenalan.

3. Ikut Komunitas Pengusaha
Menurut Mas Tanjung, untuk menjadi seorang pengusaha, lingkungannya juga harus lingkungan pengusaha. 
"... bisa mulai mencari komunitas yang ada pengusahanya atau pengusaha wannabe ..." -Aditya Tanjung
Karena itu, pikiranku mulai terbuka untuk mencoba gabung komunitas, khususnya komunitas pengusaha, yang sebelumnya belum pernah terpikirkan untuk gabung sebuah komunitas. Untuk wawancara Mas Tanjung ini akan dilanjutkan di sesi selanjutnya.


4. Ikut kegiatan kepanitiaan event dan volunteer
Salah satu kewajiban seorang mahasiswa adalah pengabdian masyarakat. Event pengabdian masyarakat terakhir yang aku ikuti adalah SINERGI. SINERGI merupakan salah satu proker HMSI. Kegiatannya mengajar anak-anak kecil yang nasibnya kurang beruntung. Setelah itu akan dilanjutkan SIMETRI pada semester 2. Kegiatannya mengajar anak SMA tentang coding. Tidak menutup kemungkinan aku mengikuti kegiatan volunteer yang lain.

D. The Lab and The Final Project Title




Pemilihan laboratorium untuk tugas akhir mata kuliah Sistem Informasi akan mempengaruhi profesi kami pada dunia kerja nanti. Karena aku bercita-cita ingin membangun start-up, maka aku memilih Laboratorium Startup TI. Mata kuliah yang dipilih menganut sistem 3-1-1, yang dimana 3 mata kuliah wajib lab pilihan, dan 2 mata kuliah pilihan dari lab lain. Berikut mata kuliah wajib dan pilihanku, dengan target nilai paling minimal AB. 

Mata Kuliah Wajib :
1. Kreatif Digital
2. Pemasaran Digital
3. Manajemen Merk Digital

Mata Kuliah Pilihan :
1. Manajemen Rantai Pasok dari Lab. SE
2. Teknik Peramalan dari Lab. RDIB

Dan judul tugas akhirku adalah "Menggunakan Machine Learning Untuk Memprediksi Tren Teknologi Selanjutnya Untuk Membantu Technopreneur Dalam Mengambil Keputusan"

E. Wawancara dengan Alumni


"... Kalau bisa, membangun segala sesuatu terutama di bisnis itu bukan tentang uang." -Aditya Tanjung
Saat itu hari Minggu tanggal 1 Desember 2019, kami bersembilan berkumpul di Eatboss Merr untuk mewawancarai Mas Aditya Tanjung. Mas Tanjung merupakan founder dari perusahaan pada bidang IT Energeek. Beliau rela untuk meluangkan waktunya untuk sharing-sharing bersama kami tentang banyak hal, terutama pada topik pengusaha. Kami menanyakan tentang kelebihan dan kekurangan, beliau menjawab
"Kalau saya bilang itu bukan kelebihan kekurangan ya, tapi konsekuensi" -Aditya Tanjung
Berikut rangkumanku kelebihan dan kekurangan yang disampaikan oleh Mas Tanjung.
Kelebihan
1. Bisa nerapin passion

2. Dinamis, tidak terikat office hour
3. Bisa quality time dengan keluarga

Kekurangan
1. Harus belajar banyak hal, seperti accounting dan SDM
2. Keuntungan naik dan turun
3. Ketika perusahaan baru lahir, banyak yang diurus sendiri

Dan ini link rekaman percakapan kami. Click here!

F. Wawancara Stakeholder

Berikut video rekaman Ibu saya tentang harapannya untuk saya semasa kuliah dan kedepannya.


Comments